9 Tahun Setelah Libya Tanpa Khadafi

 Assalamualaikum Wr. Wb.


Selamat malam teman-teman semua, semoga dimalam weekend ini kita selalu diberikan berkah dan karunia oleh Allah SWT. Amin

Tak terasa sudah 9 tahun Libya ditinggal oleh Muammar Khadafi karena di jatuhkan dari tahtanya dan akhirnya meninggal dunia karena dibunuh oleh pemberontak. Dan kini Libya porak poranda seperti negeri tanpa tuan. banyak pihak asing yang hilir mudik masuk dan keluar dari negara tersebut hanya untuk memperebutkan minyak dan gas alam yang ada di negara tersebut.



Bagi dunia barat, Khadafi dianggap sebagai pemimpin diktator yang pernah ada, namun tidak bagi kalangan lainnya seperti Afrika dan Islam. Pria tersebut dianggap sebagai orang yang sangat membela dalam dunia islam.

Beberapa fakta tentang Muammar Khadafi adalah Muammar Muhammad Abumiar Khadafi yanbg lahir di Libya tahun 7 Juni 1942 yang juga merupakan sarjana Geofisika dari Amerika Serikat yang diduga tidak pernah mengambil ijazah maupun menghadiri wisudanya saat dia lulus dari kuliahnya.

Dalam beberapa tahun perjalanannya akhirnya dia mendapatkan jabatan sebagai seorang Kolonel dan menjadi pemimpin di Libya sekitar 42 tahun (1962-2011) yang pada akhirnya tumbang dari kedudukannya akibat perang sipil yang terjadi disana.

Khadafi masih tetap menggunakan jabatan nya sebagai seorang kolonel walaupun saat itu tingkatannya sudah bisa menjabat sebagai Mayor Jendral. Khadafi Sendiri mendapatkan pucuk pimpinan dari Libya secara Kudeta dari Raja Idris yang mana menurutnya memiliki sifat yang pro barat. 

Muammar khadafi memiliki 2 orang istri dan 8 orang anak. Khadafi menjalankan rezim yang otoriter. meskipun demikian, rakyat dari negara yang dipimpinnya tetap merasa bahagia sehingga tidak terdapat ancaman yang signifikan selama masa pemerintahannya.

Muammar Khadafi selalu di kawal oleh pengawal wanita dan juga dia dikenal sebagai pemimpin yang membebaskan biaya pendidikan dan kesehatan bagi warganya dan bagia warga Libya yang ingin bersekolah keluar negeri, maka semua biaya pendidikannya akan di tanggung sepenuhnya oleh Negara. Sedangkan jika warganya yang ingin berkebun, maka negara akan memberikan gratis kewarganya berupa rumah, benih, tanha pertanian maupun peternakan. Tak hanya itu, bagi wanita yang hamil maka biaya persalinannya akan gratis juga listrik yang disediakan dinegara tersebut juga diberikan secara gratis dengan harga bahan bakar yang murah juga.

Saat masa pemerintahannya, di Libya tidak ada dijumpai 1 orang pengemis pun dimana-mana, karena mereka semua diberikan rumah maupun pekerjaan dari negara. Bagi warganya yang melangsungkan pernikahan dan ingin memiliki rumah pun akan diberikan oleh negaranya. Disamping itu negara tersebut juga tidak memiliki hutang sehingga tak heran akhirnya negara barat kesal terhadap perekonomian yang bagus dinegara tersebut.

Sedangkan dalam penjualan minyak negaranya, dianya tidak mengijinkan bertransaksi dengan menggunakan Dollar maupun Euro, namun dalam bentuk emas dan Libya sendiri tidak ada sedikitpun bekerja sama atau pinjaman dengan IMF. Sehingga pada saat masa pemerintahannya Khadafi dianggap sebagai pemimpin yang dapat mensejahtertakan semua warganya khususnya di afrika dan timur tengah dan juga sebagai donatur besar bagi kegiatan dakwah dalam dunia islam.

Namun demikian, Khadafi juga merupakan seorang manusia yang tak luput dari kekutana maupun kelemahan yang kadang dipuji namun juga ada yang membenci. Dengan ambisi yang tinggi yang dimiliki oleh Khadafi tersebut itulah yang akhirnya membuat jatuh rezim kekuasaannya selama 42 tahun.

sourch : youtube 

Belum ada Komentar untuk "9 Tahun Setelah Libya Tanpa Khadafi"

Iklan atas artikel

Middle side 1

Middle side 2

Iklan bawah artikel