Pengalaman Menggunakan Fork Double Crown Zoom 26 inch

Assalamuallaikum Wr. Wb.


Selamat siang teman-teman semua. Semoga diakhir weekend hari ini kita semua selalu dalam keadaan sehat walafiat. Amin

Beberapa hari lalu saya sudah menjual Fork sepeda Downhill yang baru saja saya beli beberapa bulan lalu. Selama fork tersebut saya gunakan tidak pernah sama sekali melakukan kegiatan downhill. Paling baru saya gunakan 1 kali saja untuk perjalanan datar sekitar 40KM pulang pergi dengan trek yang bagus (aspal atau dijalan raya saja).



Pengalaman saya selama menggunakan fork tersebut banyak dukanya. itu semua karena memang pengaplikasian fork tersebut tidak saya gunakan sebagaimana mestinya. Saya memasang pada sepeda dengan tujuan melakukan kegiatan downhill, namun pada kenyataannya saya hanya melakukan perjalanan dengan trek yang datar, aspal dan tanjakan.

Nah, sedangkan untuk fork tersebut didesaign bukan untuk aplikasi kecepatan dan bukan untuk jalan datar juga menurut saya. Fork tersebut terkesan berat, sehingga saat menggunakannya saya merasa tenaga saya sangat-sangat terporsir. padahal jarak yang saya tempuh terbilang masih sangat dekat.

Namun memang dari bentuknya saja sudah seperti menanjak, sehingga saat mengayuh akan membutuhkan tenaga ekstra karena designnya membuat kita menarik beban tubuh.

Fork tersebut awalnya saya dapatkan dari luar negeri dengan total biaya sampai dirumah sekitar 2.4 Juta, sekitar 3 bulan kemudian saya jual dengna harga 1,5 Jt.



Kalau dilihat secara gaya, model dan lainnya saat sepeda saya di assy dengan fork tersebut, terlihat sangat keren, kokoh dan kuat. 

Alasan kenapa saya menjual fork tersebut adalah BERAT. Gimana tidak, berat fork itu saja adalah 3.6 Kg. kemudian saya juga tidak pernah melakukan kegiatan downhill sama sekali. itu disebabkan karena tidak memiliki teman-teman yang senang melakukan downhill.

Nah oleh sebab itu, saya memutuskan untuk menjualnya saja. Walaupun terkesan rugi, tapi ya sudah lah karena saya juga senang dengan model dan tampilan dan jika sudah bosan jual kembali.

Jadi buat teman-teman yang ingin melakukan pembelian fork double crown or downhill tersebut sebelumnya harus pastikan :

  1. Pilih berat fork yang paling ringan yang ada, biasanya harganya akan mahal
  2. Pastikan ada teman yang suka melakukan goes ke trek downhill
  3. Jangan di gunakan pada jalur biasa atau tanjakan dalam jangka waktu yang lama, jika tidak mau merasa capek. Karena fork tersebut bukan untuk kecepatan


Memang, kalau dilihat saat diassy dengan bentuknya seperti menanjak tersebut, fork tersebut didesign untuk menghambat laju dari proses goes, itu berarti sangat cocok untuk digunakan pada trek downhill sebagai bantuan tambahan pengereman yang dilakukan oleh sepeda.

Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Menggunakan Fork Double Crown Zoom 26 inch"

Iklan atas artikel

Iklan bawah artikel