Seharian Bersama Anak Anak

Assalamuallaikum Wr. Wb.

Semoga kita selalu dalam lindunganNya. amin
Hari itu istri meminta ijin untuk pergi dalam rangka suatu kegiatan. Kalau dikihat waktunya sih sedikit. Mulai meninggalkan rumah jam 11 siang dan kembali lagi lerumah tepat jam 4 sore. Yaah sekitar 5 jam an.

Nah, saat itu dikarnakan kegiatannya formal mengakibatkan anak anak tidak bisa ikut serta sang ibu.
O.K, hari ini dengan santai saya mengatakan tenang saja. Saya akan menjaga 2 orang intan payong kita...so, keep calm and focuss with your activity.


Sesaat istri pergi, saat itu juga pekerjaan sebagai sang ayah dimulai. Tau apa???

Anak anak nangis...karna ditinggal oleh ibunya. 
Seketika langsung membuat darah naik. Langsung nada tinggi dikeluarkan untuk menghentikan perang nangis antara kedua intan payong itu.
Segala pujuk rayuan gombal sudah di berikan kepada kedua intan payong tersebut, namun tidak menghentikan perang tangis mereka berdua.

Namun hingga beberapa waktu kemudian tetap tidak berhenti isak tangisnya. Keringat membasahi seluruh baju kedua intan payong itu. Kepala rasanya langsung migran. Coba ditenangin dengan Paramex yang ada dikotak P3K.
Perlahan lahan sang kakak duluan yang berhenti menangis dengan menyibukkan diri oleh mainan yang ada dikamarnya, lalu tidak lama kemudian adiknya menyusul untuk bermain dan berhenti menangis juga.
Alhamdulillah ya Allah.

Segera aku mengambil baju dan celana pengganti untuk kedua intan payong tersebut.
Tidak lama dari bermain sang kakak mengatakan mau buang air besar, nah lo....bingung......
Ya udah sebagai seorang ayah harus tetap menjalani nya dengan semangat. Namun saat selesai mau cebok...hmmmmm....
Pendek kata berhasil juga.
Disaat yang bersamaan sang adik menumpahkan seluruh mainan dikeranjangnya dikamar dan ruang tamu. Hmmmmm......

Ya udah ikutin aja dulu gimana mereka bekerja sambil membawa bantal guling dan baring disamping mereka.
Tidak lama sang adek ingin pipis, hmmmm bangkit lagi....
Saat itu juga sang kakak mengatakan dia lapar pengen makan ayam kriyuk....
OK, that is easy for me. 

Setelah si adek selesai pipis kami lanjut untuk membeli makan. Sesampai dirumah kembali setelah membeli makan, mereka langsung membuka bungkusan makanan tadi. Ya udh, saya pikir mereka udh lumayan besar dan bisa makan sendiri dan ambil minum sendiri. 
Sebagai informasi sang kakak saat itu berumur 5 tahun dan sang adik berumur 3 tahun.

Ok lanjut baring sambil menonton youtube via HP. Tidak lama kemudia mereka mulai berlarian bermain lagi. Sesaat melihat bungkusan tadi....astagfirullah, gorengan tepung yang ada diayam tersebut berserakan dimana mana berikut juga dengan beberapa potongan kecil ayam dan nasi yang nempel dimana mana....
Hmmmmmm.....
Ya udah beres beres lagi. Untung nya dengan didikan yang baik oleh sang istri selama dirumah mereka gampang untuk membantu ayahnya. Namun diminta dulu....hehehhe ok gak papa.

Setelah itu mereka lanjut bermain kesegala penjuru rumah. Teriak, tangisan seketika mewarnai saat itu.

Namun tak lama kemudian suasana menjadi senyap jam sudah menunjukkan pukul 3.50 sore. Ternyata kedua intan payong tersebut sudah tidur dikamar dengan sendirinya. Mungkin kelelahan kali ya...dan tepat jam 4 sore terdengar salam dari luar....
Alhamdullilah istriku pulang....Amaaannnn.

Satu hal yang penulis pelajari saat itu, pantas surga berada di kaki ibu, karna begitu besarnya rasa sayang sang ibu dalam merawat sang buah hati disetiap hari nya dan terkadang sampai melupakan kebutuhan diri sendiri demi mengutamakan kebutuhan anak, suami dan keluarga.

Peluk cium selalu buat istri dan anak anak ku tercinta.


Salam hormat,
Penulis

Belum ada Komentar untuk "Seharian Bersama Anak Anak"

Iklan atas artikel

Iklan bawah artikel