5 Alasan Mengapa Orang Mau Menang Sendiri

 Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Selamat malam teman-teman semua. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin

Pasti teman-teman semua pernah tahu atau mengenal dengan beberapa orang yang memiliki sifat yang selalu merasa benar dan ingin menang sendiri. Apalagi hal tersebut selalu ditemui baik itu dilingkungan tempat tinggal, kerja, sekolah, tongkrongan maupun lainnya. Ada jenis orang yang selalu merasa paling benar dalam segala hal bahkan sebenarnya diapun tahu bahwa hal tersebut salah namun berusaha mencari pembenaran dengan ide-ide gilanya sehingga lawan bicara dipaksa untuk setuju denga napa yang di ucapkannya tersebut.

Namun jika ketemu dengan lawan bicara yang tidak sependapat dengan ide-ide gilanya maka biasanya orang tersebut akan melakukan step ke-2 yaitu dengan meninggikan nada suaranya (ngemop) dengan tujuan agar lawan bicara nya menjadi diam atau takut. Jika step ke-2 tersebut tetap gagal, maka step ke-3 yang dilakukan orang model tersebut (kadrun) adalah dengan cara menceritakan ke orang-orang terkait hal yang dia merasa benar tersebut. Saat itu dia akan menitik beratkan agar lawan bicaranya tersebut setuju dengan apa yang diutarakannya terlebih lagi jika lawan bicaranya benar-benar menanggapi hal tersebut sesuai keinginannya. Alamaaaakkkk seperti di siram air saat berada digurun pasir pastinya si kadrun.

Namun hal yang selalu dilupa oleh si kadrun adalah “jangan pernah berpikir bahwa lawan bicaranya setuju dengan apa yang diucap kan tersebut, mereka memang mengangguk atau berkata iya, hanya karena tidak enak. Namun dipikiran maupun hati lawan bicara tersebut bisa berbeda”.

Dari kesemua hal kadrun diatas tersebut itu biasanya bermula dari kata GUA PALING BENAR, LU SEMUA SALAH & SELALU HORMATI GUA. Jiaaahhhhh..

Namun apakah anda semua tahu kenapa itu bisa terjadi? Padahal kalau dibilang dia bukan siapa-siapa, sama seperti kita manusia biasa. Kalau dia pernah memberi, pasti kita juga pernah merasa memberi, jika dia pernah merasa membantu, kita juga akan sama pernah merasa membantu maupun sebaliknya.

Nah, Adapun beberapa alasan kenapa orang tersebut memiliki kecendrungan untuk menjadi manusia yang paling benar sendiri dan suka meremehkan orang lain adalah sebagai berikut.



1. Merasa memiliki pengetahuan yang lebih dibanding orang lain

Sudah tentu jika seseorang sudah memiliki rasa bahwa dirinya yang paling benar maka setiap kata yang dulunya dia sadar adalah salah, namun karena sudah tertanam sifat tersebut maka dia akan merasa selalu benar terhadap apa yang dilakukan dan diucapkan oleh nya. Biasanya orang tersebut tidak akan pernah bisa menerima kritikan melainkan adalah sanjungan yang diharapkan. Satu hal yang dilupakannya adalah dia tidak mengetahui bahwa orang lain yang melihat atau mendengar apa yang diucapkannya tersebut belum tentu setuju.

Terkadang orang seperti ini selalu merasa bangga atas beberapa hal yang sudah dilakukannya meskipun itu adalah hal buruk.  


2. Selalu ingin menang dalam perdebatan, bukan mencari solusi

Orang yang memiliki sifat seperti ini biasanya memiliki energi yang besar dalam berdebat. Apalagi ditambah merasa dirinya yang paling benar. Terkadang apa yang diucapkannya itu banyak yang tidak sesuai dengan faktanya hanya demi dilihat waw atau wah dimata orang lain. Namun dia tidak akan pernah menerima masukan yang beda dari pendapatnya. Yang ada hanyalah perdebatan Panjang yang akan dilakukannya hanya demi satu kata, MENANG. Beberapa cara yang biasa dilakukan nya seperti yang sudah dijelaskan diatas yaitu melaui beberapa step tersebut. 


3. Selalu meremehkan orang lain

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin dia terkadang berpendapat seakan menghargai seseorang hanya demi dikatakan wah atau wow oleh orang lain, namun kenyataannya adalah dia tetap berpikiran rendah terhadap seseorang tersebut dalam hal apapun. Bisa dibuktikan jika seseorang yang baru ia katakan dengan sejuta kebaikan tersebut tiba-tiba bermasalah dengan nya, maka spontan di detik itu juga akan keluar kata-kata remehan dari mulut pelam nya itu.


4. Selalu berpikir dari sudut pandang nya saja

Ada pribahasa mengatakan bahwa “rambut sama hitam, hati masing-masing”. Nah dari situ kita bisa mengambil kesimpulan bahwa meskipun kita semua bisa berpendapat tentang suatu hal, tapi percayalah bahwa pasti ada pendapat yang beda dengan apa yang kita utarakan dalam suatu masalah. Maka hal yang terbaik sebaiknya hargai perbedaan pendapat tersebut. Bisa saja anda bersikeras dalam pendapat anda untuk dilakukan, namun itu berlaku dalam hal atasan dan bawahan mungkin yang mana pada akhirnya untung maupun rugi akan dipertanggung jawabkan oleh atasan tersebut. Tapi tidak untuk dikehidupan apatah lagi dia tidak memberikan apa-apa untuk dapur kita agar bisa berasap.

Dalam hal menyelesaikan permasalahan juga sebaiknya harus di lakukan dengan bijaksana. Biasanya orang yang memiliki sifat mau menang sendiri tersebut jarang sekali mau memilah-milih atau melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap masalah yang ada. Biasanya dia akan percaya atas informasi yang pertama dia dapatkan, meskipun itu salah atau buktinya tidak kuat.


5. Merasa diri adalah pemeran utama dalam tiap hal

Nah, pada akhirnya ini yang menjadi dasar kenapa seseorang atau oknum merasa paling benar dan menganggap orang lain selalu salah. Karena dia menganggap dirinya adalah pemeran utama, maka orang lain itu adalah hanya sebagai figuran yang pada akhirnya akan diremehkannya. Hal tersebut juga yang pada akhirnya dia tidak bisa berpikir untuk coba menempatkan posisi dirinya keorang lain.

Jenis orang seperti ini sangat bahaya jika diberikan kedudukan atau posisi, karena dalam menjalankan tugas pasti tidak akan benar. Sifat selalu benar akan berdampak ke gaya yang otoriter dalam menentukan maupun memutuskan sesuatu. Tidak pernah bisa untuk melakukan intropeksi diri atas apa yang sudah dilakukannya selama ini.

Sebagai contoh, berapa banyak orang yang pernah bermasalah dengan nya selama ini???

Sebaiknya jauhi orang seperti ini, kalaupun kenal hanya sebatas tau saja. Karena jika terlalu dekat maka banyak kerugian yang akan kita dapatkan kelak, setidaknya perasaan.

Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "5 Alasan Mengapa Orang Mau Menang Sendiri"

Iklan atas artikel

Middle side 1

Middle side 2

Iklan bawah artikel