Pengalaman di Laut dan di Hutan

 Assalamualaikum Wr. Wb.


Selamat malam teman-teman semua, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat. Amin

Postingan kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya pada waktu kecil dahulu terkait dengan yang saya alami selama perjalanan kepulau lain melalui laut maupun saat bermain dihutan.

Nah, mungkin sedikit aneh ya. Tapi ini lah yang saya rasakan karena pada dasarnya saya tinggal di kepulauan yang mana jika ingin ke bank, beli baju, RS dan lain sebagainya demi mendapatkan banyak pilihan maka terpaksa untuk pergi ke pulau yang ada didepan pulau yang saya diami.

Laut



Bisa dibilang dalam 1 bulan pasti saya melakukan perjalanan via laut dalam beberapa kali, bahkan untuk beberapa orang lagi bisa dibilang 1 minggu bisa 5 hari mereka melakukan perjalanan via laut demi untuk pergi kerja.

Namun disini meskipun antar pulau yang ada tersebut jaraknya terbilang tidak terlalu jauh dalam artian bahwa pulau yang kita tuju tersebut masih terlihat oleh mata, tapi jika memang cuaca pada saat itu sedang tidak bersahabat, maka tetap saja gelombang yang dihasilkan lumayan bahkan sangat kuat.

Kenapa demikian, itu karena transportasi yang ada antar pulau atau selat tersebut tidak terlalu besar, biasanya kami menyebutnya dengan pompong yang mana memiliki body yang terbuat dari kayu dan bermesin diesel.

Yang selama ini saya ingat adalah jika saat bepergian dengan pompong tersebut dan pada waktu yang bersamaan cuaca tidak bersahabat sehingga gelombang yang ada sangat besar, maka biasanya salah satu penumpang yang ada akan naik kebagian atas atau atau dari pompong tersebut dan melakukan azan.

Intinya beberapa saat setelah azan dikumandangkan oleh salah seorang dari penumpang tersebut, gelombang pasti akan mereda. Hal tersebut selama saya bepergian melalui jalur laut tersebut sudah terjadi sekitar 3 kali dan saya merasakan sendiri dampak setelah azan yang sudah dikumandangkan tersebut.

Subhanallah.....


Hutan



Namun sedikit beda dengan jika kita melakukan perjalanan ke hutan. Dalam hal ini saya bersama teman-teman memang selalu bepergian di hutan yang ada di kampung saat itu. Hanya sekedar mencari buah damak maupun buah kemunting.

Nah buat kamu yang tau buah kemunting, pasti kamu tahu bahwa jika kita menemukan pohon buah kemunting itu dan mulai memetiknya tanpa sadar kita terlena dengan proses mencari dan banyaknya buah yang ada disitu. Namun terkadang jika memang di area tersebut memiliki banyak pohon buah kemunting tersebut, maka hal yang terjadi adalah kita tidak akan terasa bahwa kita sudah melakukan perjalanan yang jauh kedalam tanpa tahu arah untuk kembali pulang.

Hal tersebut sudah beberapa kali terjadi. Namun untuk kasus tersebut kebanyakan sudah diketahui oleh orang banyak tentang apa yang harus dilakukan jika kita mengalami hal tersebut.

Jika hal tersebut terjadi, maka lepaskan baju yang kita gunakan saat itu dan tinggalkan ditanah. Kemudian silahkan jalan saja ke arah yang kita yakini yang mana pada akhirnya kita akan dibawa kejalan pulang atau jalan besar.

Namun pastikan tidak melakukan nya dimalam hari, karena bahaya binatang liar lah yang pertama harus diwaspadai karena keterbatasan cahaya dalam melihat jalan.

Belum ada Komentar untuk "Pengalaman di Laut dan di Hutan"

Iklan atas artikel

Middle side 1

Middle side 2

Iklan bawah artikel