Penyebab Bintitan Pada Mata

Assalamuallaikum Wr. Wb.


Selamat malam teman-teman semua. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Amin

Mungkin dari anda pernah melihat atau bahkan mengalami yang namanya bintitan pada mata. Hal tersebut sangat mengganggu aktifitas maupun kepercayaan diri anda sehari-hari. Biasanya hal yangperlu diperhatikan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pastikan untuk menjaga kebersihan baik dari debu dan tidak mengucek mata sembarangan. Sedangkan untuk jenis pengobatan luar yang bisa dijalankan adalah seperti pemberian salap oles.

Namun juga ada yang merasa sudah melaksanakan segala hal tersebut, tapi bintitan masih tetap terjadi. Sehingga hal yang mendasar yang perlu diketahui adalah, apa itu bintitan dan kenapa bisa terjadi.

 

Pada dasarnya bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri pada kelenjar minyak atau folikel rambut di kelopak mata Anda. Kelenjar dan folikel ini bisa tersumbat oleh sel kulit mati dan kotoran lainnya. Terkadang, bakteri terperangkap di dalam dan menyebabkan infeksi dan pada akhirnya inilah yang menyebabkan benjolan atau lebih dikenal dengan bintitan pada mata.



Apa itu bintitan?

Bintitan adalah benjolan kemerahan di tepi luar kelopak mata Anda. Isi dari bintitan adalah nanah dan sel-sel inflamasi yang dihasilkan ketika kelenjar atau folikel yang tersumbat tersebut terinfeksi. Rasanya lembut saat disentuh namun bisa sangat menyakitkan.

 

Lokasi Bintitan

Bintitan pada umumnya bisa terjadi didalam maupun diluar kelopak mata.

Bintitan yang terjadi diluar kelopak mata atau eksternal dimulai dari folikel bulu mata. Kadang-kadang, mereka mulai dari kelenjar minyak (sebaceous) yang terletak di tepi luar kelopak mata Anda.

Sedangkan bintitan yang terjadi didalam kelopak mata anda atau intrnal biasanya dimulai dari kelenjar minyak (meibomian) di dalam jaringan kelopak mata (kelenjar meibom). Mereka akan mendorong mata Anda saat tumbuh, jadi cenderung lebih menyakitkan dari pada bintitan eksternal.

Seperti jerawat, nanah yang dihasilkan oleh infeksi di bagian dalam biasanya sampai ke kepala. Ini menciptakan bintik krem ​​atau kekuningan di atas bintit.

 

Bintitan memiliki gejala lain seperti :

  • kelopak mata bengkak
  • debit kekuningan
  • kepekaan terhadap cahaya (fotofobia)
  • merasa seperti ada sesuatu di mata
  • perasaan mata seperti berpasir
  • mata berair
  • kerak yang terbentuk di tepi kelopak mata

 

Resiko Penyebaran Bintitan

  • Menyentuh atau menggosok mata Anda adalah cara yang paling umum dan sering dalam hal memindahkan bakteri. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko bakteri masuk ke mata Anda meliputi:
  • mengalami mata gatal karena alergi serbuk bunga atau alergi
  • radang kelopak mata Anda (blepharitis)
  • menggunakan maskara atau eye liner yang terkontaminasi
  • meninggalkan riasan semalaman
  • kondisi kulit, seperti rosacea dan dermatitis seboroik
  • beberapa kondisi medis, seperti diabetes
  • apa pun yang membuat Anda cenderung menggosok mata, seperti kurang tidur dan lain-lain

 

Infeksi mata sering kali disebabkan oleh perawatan atau penggunaan lensa kontak yang tidak tepat. Perilaku yang meningkatkan risiko infeksi terkait lensa kontak meliputi:

  • kontak yang tidak dibersihkan dengan benar
  • menyentuh kontak sebelum mencuci tangan
  • memakai lensa kontak saat tidur
  • menggunakan kembali kontak sekali pakai
  • menggunakan kontak setelah kedaluwarsa

 

Risiko Anda terkena bintit meningkat jika Anda pernah mengalaminya sebelumnya. Bintik juga dapat muncul kembali setelah sembuh.

Hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah terjadinya bintitan kembali adalah:

  • Hindari menyentuh atau menggosok mata Anda.
  • Minum obat untuk meredakan gatal akibat alergi serbuk bunga atau alergi.
  • Obati blefaritis, rosacea, dan dermatitis seboroik.
  • Jaga kontak bersih dan didesinfeksi.
  • Cuci tangan Anda sebelum menyentuh kontak.
  • Jangan gunakan kembali kontak sekali pakai.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat, atau gunakan pembersih tangan yang mengandung alkohol.

 

Beberapa tindakan pencegahan yang harus dilakukan saat Anda mengalami bintitan meliputi:

  • Cuci tangan Anda sesering mungkin.
  • Hindari memakai maskara atau eyeliner.
  • Buang semua riasan lama.
  • Jangan memakai lensa kontak.

 

Bintik tidak menular, tetapi bakteri dapat ditularkan melalui riasan yang terinfeksi. Jangan biarkan orang lain menggunakan riasan Anda, terutama maskara dan eyeliner.

 

Mengobati Bintitan

Jangan pernah memencet bintitan. Itu dapat menyebarkan infeksi ke seluruh kelopak mata Anda.

Kebanyakan bintit akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar seminggu. Antibiotik topikal dapat digunakan jika bintit tidak sembuh.

Kompres hangat adalah pengobatan rumahan utama untuk bintitan. Anda dapat membuatnya dengan merendam waslap dalam air panas sampai hangat sesuai toleransi tanpa membuat kulit Anda terbakar.

 

Terkadang bintit tidak sembuh total dan tubuh Anda menutupinya untuk menahan peradangan. Ini menghasilkan benjolan kenyal di kelopak mata Anda yang disebut chalazion. Terlihat seperti bintit tetapi tidak lembut atau nyeri. Tidak seperti bintit, penyakit ini disebabkan oleh peradangan dan bukan infeksi.

 

Namun jika tidak kunjung mereda atau sembuh, sebaiknya anda segera menemui dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik dan tepat.

Belum ada Komentar untuk "Penyebab Bintitan Pada Mata"

Iklan atas artikel

Middle side 1

Middle side 2

Iklan bawah artikel