Papeda

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Selamat malam para blogger, semoga kita semua selalu diberikan nikmat dan rejeki oleh Allah SWT. Amin

Kemarin malam saya menonton salah satu channel di youtube yang sedang menikmati makanan. Sepintas saya langsung mengira itu adalah Kepurun. Salah satu jenis makanan yang ada di kepulauan Riau atau yang sering dibuat oleh orang melayu. Namun lama kelamaan seperti nya ada perbedaan dan saya perhatikan ulang Judulnya adalah Papeda. Nah, mulailah rasa keingintahuan saya timbul.

Seperti biasa melalui Mbah Google saya mulai melakukan browsing terkait apa itu Papeda dan dari mana ia nya berasal.

 

Asal Papeda

Tak membutuhkan waktu lama, sesaat setelah mengetik papeda, muncul disalah satu artikel yang memiliki SEO teratas menulis asal Papeda adalah dari Papua. Sama seperti kepurun, bahan dasarnya adalah Tepung sagu yang didapat dari Pohon Rumbia. Perbedaannya adalah kuah yang digunakan.


Papeda (papua)

Kepurun (Kepulauan Riau)


Kepurun menggunakan kuah yang dibubuhi dengan sayuran serta ikan teri sedangkan papeda dihidangkan dengan menggunakan kuah ikan kuning. Tapi setidaknya saya mulai bisa merasakan bagaimana rasa Papeda itu, dikarenakan kuah ikan kuningnya yang kebetulan memang saya penggermar Ikan sejati karna saya lahir dari daerah Kepulauan juga.

Pada dasarnya Papeda dan Kepurun itu adalah tawar saat dinikmati begitu saja. Tekstru yang diberikannya adalah lembut, kenyal, lengket dan mudah ditelan saat disantap dengan menggunakan kuah.

 

Waktu Makan

Bagi saya waktu yang paling enak saat menyantap nya adalah siang hari. Dengan keadaan yang hangat-hangat kuku serta sudah di campurkan sambal pada kuahnya membuat mulut tak mau berhenti untuk menerima suapan demi suapan. Hal yang paling perlu diperhatikan adalah saat papeda atau kepurun masih dalam keadaan panas, jangan pernah langsung dimakan jika tidak ingin mulut terasa terbakar. Karena dengan tekstur nya yang kenyal dan lengket tersebut menjadikan nya mudah menempel di mulut jika tidak di berikan kuah.

 

Namun sayang nya secara aktual saya belum pernah mencicipi rasa Papeda secara langsung. Disamping itu juga manfaat yang didapat dengan mengkonsumsi Papeda adalah dapat membersihkan paru-paru yang kotor akibat merokok.

Tak hanya itu, ternyata papeda kerap di hidangkan saat acara-acara adat, syukuran, pertemuan dan lain-lain.

 

Ada singkatan yang diberikan oleh beberapa masyarakat papua akan makna Papeda yaitu “Papua Penuh damai”. Dengan Papeda, membuat masyarakat di tanah papua selalu menjadi satu.

Belum ada Komentar untuk "Papeda"

Iklan atas artikel

Iklan bawah artikel