Penemu Senapan Serbu AK-47 (Mikhail Kalashnikov)


Assalamualaikum Wr.Wb

Selamat malam para pembaca semua. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya. Amin
Hampir sebagian besar dari kita mengetahui yang namanya Senapan serbu AK-47. Namun apakah anda tahu siapa penemu dan sejarah bagaimana senapan serbu itu bisa ditemukan.


AK-47 berasal dari kata Rusia yaitu Avtomat Kalashnikova. Yang bisa diartikan senapan otomatis dengan sang penemu Kalashnikov. Mikhail Timofeyevich Kalashnikov lahir pada tahun 1919 dari seorang anak petani. Pada tahun 1938 ia memutuskan untuk mengikuti wajib militer di tentara merah soviet. Seiring waktu ia memiliki jabatan sebagai Sersan senior pada angkatan darat untuk Armada tempur Tank. Namun saat bertugas ia mengalami luka yang cukup parah pada bagian pundak nya. Dengan kondisi yang demikian maka pihak dokter memintanya untuk istirahat panjang dalam menyembuhkan kondisi pundaknya.

Akhirnya dia memutuskan untuk kembali pulang ke kampung halamannya di Kurya, Rusia. Sepanjang perjalanan di dalam kereta api Kalashnikov selalu memikirkan rancangan senjata api otomatis yang di gambar nya di kertas. Tatkala saat kereta api transit disalah satu stasiun sebelum sampai dikampung halamannya, Kalashnikov memutuskan untuk turun dari kereta api dan bertemu dengan kepala bengkel kereta api yang ada didaerah tersebut.
Kalashnikov menyakinkan kepala kereta api tersebut untuk mengijinkan dia membuat senapan otomatis ditempatnya. Namun ijin tersebut tidak didapatkannya. Hal tersebut membuatnya gusar dikarenakan keinginannya sudah sangat memuncak namun tidak mendapatkan ijin dari kepala bengkel tersebut. Tak kalah pintar saat duduk sambil merenung kedepan, ia melihat salah satu kolonel yang sedang berjalan didampingi dengan ajudannya. 

Sontak ia langsung menemui Kolonel tersebut dan menceritakan apa yang di pikirkannya dan ingin ia ciptakan untuk negaranya dalam perang tersebut.
Bak seperti berjalan diguun pasir tiba tiba disirami air, ijin tersebut langsung didapatkannya oleh Kolonel tersebut yang boleh membuat di bengkel Kereta Api tempat ia ditolah sebelumnya. Setelah menunjukkan bukti surat rekomendasi dari Kolonel tersebut ke kepala bengkel, Kalashnikov langsung diberikan ruang dan peralatan untuk memulai pembuatan senapan otomatisnya.

Tatkala saat itu ada beberapa partisipan yang juga datang dan ingin ikut membantunya dalam pembuatan senapan otomatis tersebut. Pengujian pertama berhasil dilakukannyad dan langsung di infokan ke Jendral angkatan darat yang mengepalai didaerah itu saat itu. Setelah di lakaukan pengetesan oleh sang jendral terhadap senapan mesin otomatis milik Kalashnikov, sang jendral pun merekomendasikan untuk melanjutkkan ke kompetisi senjata yang ada di Rusia. Selain Kalashnikov, dua erancang senjata Soviet Stechkin dan Vojevodin juga ikut dalam Kompetisi bergengsi tersebut.

Para peserta kompetisi saat itu ditempatkan pada suatu komplek insinyur perancang segala macam senjata, dan tiap perancang di berikan suatu bangunan kecil tempat ia melakukan riset dan pengembangan terhadap ide yang ia miliki. Tatakala saat itu dkarenakan Kalashnikov sendiri tidak mendapatkan pendidikan dan tidak menguasai cara menggambar yang baik dan benar, kesemua ilmu yang dimilikinya hanya bersifat otodidak saja. Shingga saat itu ia dibantu oleh seorang Insinyur wanita dalam menggambar dan merancang senjata AK-47 miliknya yang pada akhirnya ia menjadi istri dari Kalashnikov sendiri.

Singkat cerita kompetisi pertama pun di mulai, proses pengetesan senjata mulai dimasukkan ke air, pasir dan lain lain dilakukan. Hasil saat itu tidak berpihak pada kalashnikov, namun semangat yang ada pada dirinya tidak menyurutkan niatnya untuk tetap mengembangkan senjata mesin otomatis miliknya. Segala macam perubahan sudah dilakukannya hingga kompetisi ke dua pun dimulai. Lagi-lagi nasib belum berpihak kepada dirinya dan peserta lainnya. Itu dikarenakan desain meilik mereka belum bisa memenuhi standard keinginan pabrikan dan konsumen senjata yang ada dirusia saat itu.

Hal tersebut telah membuat dirinya terpuruk. Komplek pengembangan tersebut ditinggalkannya dan memilih untuk kembali kekampung halamannya di Kurya. Namun dengan dukungan teman-temannya saat perancangan pertama senjata mesin tersebut di Pabrik kereta api membuat semangat dirinya bangkit kembali dan mencoba untuk mengembangkan kembali senjata mesin otomatis miliknya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke komplek pengembangan senjata dirusia tersebut untuk mengikuti kompetisi yang ketiga kalinya.

Kini, dengan rancangan barunya, senapan mesin otomatis itu terkesan lebih elegan, ringan dan user friendly terhadap siapapun yang menggunakannya. Segala macam test dilakukan kembali terhadap senapan mesin tersebut, sama juga seperti pesaing-pesaingnya. Akhirnya pengumuman di sampaikan, Kalashnikov menajdi pemenang sebagai pencipta Senapan mesin otomatis AK-47 yang paling baik untuk saat itu di tahun 1947.


Seiring waktu berjalan pada tahun 1949 AK-47 resmi di adopsi oleh pemerintah Rusia dan mereka mulai memproduksi serta mengembangkan senjata tersebut sebagai senapan serbu bagi para militernya. Banyak macam senjata yang telah dirancang oleh Kalashnikov sendiri. Namun yang paling mendunia adalah model Senapan Serbu AK-47. Michail Kalashnikov meninggal pada 2013 di usia 94 tahun di sebuah rumah sakit Rusia setelah  mengalami sakit yang berkepanjangan.

Belum ada Komentar untuk "Penemu Senapan Serbu AK-47 (Mikhail Kalashnikov)"

Iklan atas artikel

Iklan bawah artikel