Sponsor

Cara Melamar Kerja 100% Berhasil

Assalamualaikum Wr. Wb.

Siang para blogger-blogger semua. Semoga selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari semua penyakit yang ada...amin amin ya robbalallamin.

Waktu kelulusan adalah hal yang paling dinanti nantikan untuk semua pelajar.
Nah saat waktu itu tiba terasa sangat sekejap hingga akhirnya kita berada pada kondisi mencari pekerjaan.
MELAMAR KERJA.....



Kata kata itu tidak akan asing lagi pada waktu kita berada diposisi tersebut. Mulai dari browsing, bertanya tanya teman, kenalan, saudara dll. Baju putih lengan panjang, celana hitam merupakan seragam yang selalu mengisi hari hari penulis pada saat itu.

Pada kesempatan kali ini penulis ingin berbagi pengalaman yang penulis jalani selama berada dalam fase tersebut.

Fase pertama saat melamar pekerjaan yang penulis lakukan saat itu adalah membeli surat kabar (koran), browsing dan bertanya tanya lowongan kerja ke teman teman.
Nah saat itu jika menemukan bidang yang di buka dalam lamaran itu sama, maka langsung dibuatkan surat lamarannya.
Hari demi hari, minggu demi minggu berlalu namun belum kunjung ada panggilan dari salah satu lamaran yang sudah dikirim via pos maupun email tersebut.

Ilustrasi Hardcopy Lamaran Kerja

Maka Fase kedua pun dilakukan, dalam hal ini adalah membuka diri atau menerima lowongan tidak hanya sesuai jurusan yang digeluti saat sekolah, namun diluar itu. Seperti background penulis adalah Teknik, namun saat itu penulis membuka diri untuk melamar kesalah satu perusaan bank swasta yang ada di Jakarta.
Pada fase kedua ini lah mulai sedikit ada pencerahan. Dari 10-30 lamaran yang dikirimkan setidaknya ada panggilan dibeberapa tempat. Sejauh apapun itu perusaahaan, pada saat itu tetap disamperin untuk mengikuti sesi psikotest, interview dll.
Saat diterimapun biasanya masalah pendapatan akan mengikuti dari standard new graduate. Dan saat itu yang ada dipikiran adalah diterima saja, yang penting KERJA.
Namun saat pertama bekerja memang hati tidak bisa dibohongi. Apakah memang merasa nyaman atau tidak terhadap lingkungan perusahaan tersebut. meskipun suasananya memang baru.
Penulis sendiri merasa hari pertama bekerja adalah merupakan hari terakhir penulis bekerja diperusahaan tersebut. Tepatnya hanya 2Jam.
Saat itu masuk jam 08:00 pagi, dan pada jam 10:00 paginya penulis memutuskan untuk pulang dan tidak akan kembali lagi ke perusahaan itu.

Pada kenyataannya, masa masa dimana duduk berdampingan atau dikumpulkan dalam suatu ruangan saat proses interview merupakan kenangan yang indah dan lucu. Macam macam cerita saat bertemu dengan teman teman diruangan tersebut.


Namun hal yang paling penulis nantikan dalam proses test tersebut adalah interview, dari proses interview kita bisa membuat para HRD maupun USER tertarik atau tidak tertarik kepada kita. Cobalah untuk selalu menjual skill apapun dari kita pada saat itu.


Seperti sebelumnya, hari demi hari berganti dan mulai pemikiran baru datang. Fase ketiga pun dimulai.
Pada fase ketiga ini, penulis lebih memilih melakukan lamaran ke perusahaan perusahaan yang ada disekitar penulis. Terserah mereka membuaka lowongan atau tidak, selama perusahaan itu masih jalan atau beroprasi maka akan penulis kirim lamarannya.
Nah pada fase ini penulis melakukan beberapa syarat dalam proses melamar pekerjaan antara lain :
  1. Melakukan sweeping nama perusahaan didalam jarak radius yang sudah penulis tetapkan sebelumnya menggunakan sepeda motor (hanya nama perusahaan, biar cepat). (radius yang dimaksudn misalkan hanya dicari perusahaan yang berada maksimal 10 KM dari rumah penulis)
  2. Setelah didapat nama nama perusahaan tersebut, maka penulis melakukan browsing via internet untuk alamat lengkap dari perusahaan tersebut. Baik alamat perusahaannya maupun email HRD nya jika ada.
  3. Kemudian menyipakan lamaran kerja maksimal 15-20 buah per 2 minggu dan dikirim via POS. Sedangkan email juga dikirim, tapi tidak seperti hard copy via pos, karena email ini jarang di dapat dan kadang juga tidak yakin masih digunakan atau tidak oleh bagian HRD dari perusahaan tersebut.
Selanjutnya aturan mainnya adalah, sebagai contoh pada tanggal 02 penulis mengirimkan lamaran maka estimate sampai di meja HRD maksimal tgl 04 atau 05, lalu estimate proses review mulai tanggal 09 sampai 13. Nah berarti tanggal 09-13 penulis harus selalu stand by karena kemungkinan di hubungi di dalam range tanggal tersebut.
Jika tidak di hubungi, maka tanggal 17 penulis akan membuat dan mengirimkan ulang hard copy lamaran sebanyak lamaran pertama ke alamat yang sama kembali.

Sejujurnya, aturan main tersebut penulis dapatkan dari coba coba sendiri dan berkeyakinan pasti di panggil. Namun pada kenyataannya adalah benar dan cara itu berhasil.
Bagi penulis, apapun basic atau background dari sebuah perusahaan pasti yang namanya jurusan teknik itu dibutuhkan. Kemungkinan untuk bagian maintenance, building dll. Sehingga penulis mensiasati fase ketiga itu sebagai standard dari proses lamaran kerja.

Sampai saat ini, pemulis masih melakukan fase ketiga jika ingin mengirimkan lamaran ke perusahaan lain dan terbukti berhasil. Bagi penulis prosentase dari jumlah total kiriman lamaran kerja terhadap panggilan dari salah satu prusahaan tersebut adalah 30%.
Dari kesemua fase fase yang telah penulis lalui, yang paling utama adalah Berdo’a dan meminta do’a dari orang tua. Insyallah berhasil selama ada ikhtiar.



Salam hormat,
Penulis

Belum ada Komentar untuk "Cara Melamar Kerja 100% Berhasil"

Iklan atas artikel

Sponsor

Sponsor

Iklan bawah artikel