Mengapa Kentut Bau Busuk ?

 Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Selamat malam para blogger. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan dimurahkan segala rejekinya. Amin

Kemarin sepulang dari kerja, penumpang KRL lumayan banyak. Kalau tidak salah saat itu penulis berada pada gerbong ke 4 dari lokomotif. Ya biasa, namanya juga semua penumpang memiliki 1 tujuan. Pengen cepat sampai rumah.

Nah saat didalam gerdong, namun tidak terlalu ramai dikarenakan protocol pencegahan corona dijalankan tiba tiba terlihat pergerakan beberapa penumpang dengan mata melirik satu sama lain sambil menutup hidung. Wah spontan penulis langsung bisa menebak. Ini pasti ada yang Kentut. Meskipun saat penulis menebak didalam hati tersebut bau harumnya itu belum penulis nikmati seperti penumpang lainnya.

Namun tak membutuhkan waktu yang lama, mungkin hanya beberapa detik, Subhanallah....Bau nya....


Bau busuknya bisa membuat otak bagian dalam penulis sakit. Gak tau kenapa. Intinya didalam bagian otak. Penulis berusaha untuk meniupkan udara dari mulut ke arah hidung sambil hidung pun menghembus-hembuskan nafas keluar. Alhamdulilah, 2 orang disamping penulis yang sedang berdiri ada yang membawa minyak Kampak. Tanpa pikir panjang penulis langsung mendekati orang tersebut, ya minimal area udara yang penulis rasakan lebih baik dari sebelumnya.

Yang anehnya bau kentut sipenumpang yang tak tau siapa pelakunya itu serasa masih melekat pada dinding kulit hidung bagian dalam penulis. Rasanya kayak gimana gitu..nek dan kalau membayangkan yang enggak-enggak seperti mau muntah.

Sesampai dirumah penulis langsung membersihkan diri dan berusahan untuk melupakan kejadian super heboh dikereta yang baru penulis alami tersebut.

Sambil duduk santai didepan rumah, penulis bertanya-tanya, makan apa ya tadi orang yang kentut itu, apakah hanya kentut biasa atau sebenarnya dia sudah ingin buang air besar sehingga aroma kentut yang dikeluarkannya itu menggelegarkan gerbong kereta ??

Apa yang menyebabkan bau kentut?

Pada dasarnya Anda mampu untuk mengendalikan bau yang mengerikan tersebut dengan cara memilah milih jenis makanan yang anda makan tiap harinya. Salah dalam memilih jenis makanan akan berdampak pada aroma super dasyat dari kentut anda seperti bau alkohol pahit, brokoli yang kadaluarsa, sampah pasar & seperti telur busuk.

"Bau tidak sedap, itu hanya gambaran dari apa yang Anda makan dan apa yang bakteri Anda lakukan di dalam saluran pencernaan Anda. Setiap orang berbeda," "Bau busuk berarti karbohidrat yang Anda konsumsi tidak dapat diserap dengan baik – biasanya dikenal dengan istilah difermentasi."

Ironisnya, semakin sehat makanan yang Anda makan, semakin buruk baunya. Makanan kaya serat, seperti brokoli, kubis Brussel, dan quinoa, meningkatkan bakteri usus, dan sebagai gantinya menyebabkan Anda mengeluarkan gas busuk secara alami. Makanan dengan komposisi sulfur yang tinggi, seperti daging merah, susu, atau protein nabati, menjadi biang keladi munculnya bau busuk yang teramat super tersebut. Ketika kita memberi makan bakteri dalam makanan berprotein tinggi yang ada di usus kita, mereka akan menghasilkan gas belerang, yang kemudian membuat kentut Anda menjadi sangat berbahaya.

"Produk akhir dari fermentasi di saluran pencernaan kita adalah gas - karbon dioksida, hidrogen, atau metana. Dan semuanya terbuat dari fermentasi bakteri."

Meskipun itu merupakan harga kecil yang harus dibayar kepada penumpang lain untuk menjadikan diri kita tetap sehat… hmmmmmm?

Sedangkan untuk jenis kentut yang memiliki aroma seperti telur tembelang atau telur busuk terjadi ketika bakteri di usus Anda memecah semua makanan yang ada menjadi hidrogen sulfida. Dan itu merupakan cikal bakal penghasil aroma super mambu atau seperti bau telor busuk yang mengerikan.

"Beberapa orang sebagai penghasil metana, dan beberapa orang lainnya adalah penghasil hidrogen sulfida - yang kesemuanya menyebabkan perut kembung dan berbau seperti telur tembelang. Itu semua adalah dampak dari apa yang kita makan. Belerang merupakan benag merah dari bau telur busuk. Mungkin bagi anda yang pernah pergi liburan atau ke daerah pegunungan yang banyak belerang, maka anda tidak adan aneh lagi terhadap bau super mambu tersebut. Area-area yang mengeluarkan gas belerang tersebut baunya sama seperti bau telur yang terkadang menjadi busuk dan menyengat.

Apakah itu bisa dicegah?

Menurut penelitian, jika Anda menginginkan untuk tidak selalu kentut, maka penuhi asupan anda dengan makanan yang berprotein tinggi. "Protein tidak akan menyebabkan banyak gas, tetapi karbohidrat akan menghasilkan." Namun hasil dari makanan yang mengandung protein tinggi tersebut sekali mereka kentut......WOWwwWWWwwwWWWwwww...

Ada langkah-langkah yang lebih ekstrem yang dapat Anda ambil juga, meskipun penting juga untuk dipahami bahwa hal tersebut bisa berhasil dan bisa juga tidak. Diet rendah FODMAP yang bisa dilakukan dapat membatasi jenis karbohidrat tertentu yang cenderung berfermentasi di dalam usus Anda dan seperti yang Anda ketahui, mampu menghasilkan gas tengik yang super tajam. Pada kenyataannya diet ini sulit untuk diikuti, karena menghilangkan makanan yang tampaknya sehat seperti bawang dan asparagus, jadi biasanya hanya digunakan untuk orang dengan gangguan pencernaan yang serius. Namun jika perut anda kembung dan benar-benar menjadi masalah, konsultasikan segea dengan ahli gastroenterologi atau ahli diet untuk menentukan karbohidrat mana yang menjadi penyebab ketidaknyamanan atau kembung Anda.

Apakah itu hal yang buruk?

Menurut penelitian, rata-rata orang (sehat) kentut 10-20 kali sehari. Jadi kentut itu normal.

Namun, jika Anda terus-menerus kentut maka akan membuat orang menjauh walaupun sekali kentut pun akan membuat orang menjauh karena bau nya yang super tersebut. namun, kentut adalah kentut dan tidak akan membunuh kita. "Kecuali jika berlebihan, karena itu pertanda Anda malabsorbsi dan tidak mencerna karbohidrat," dan sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan penaganan segera.

Jadi, apakah kentut telur busuk itu benar-benar bau yang memalukan?

Belum ada Komentar untuk "Mengapa Kentut Bau Busuk ?"

Iklan atas artikel

Iklan bawah artikel