Eric Yuan, Pendiri dan CEO ZOOM


Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat malam para pembaca semua. Semoga kita selalu diberikan nikmat dan karunia oleh Allah SWT. Amin
ZOOM... mungkin hampir sebagian orang saat ini baik tua maupun muda sudah mengetahui yang namanya aplikasi Zoom. Saat ini aplikasi tersebut telah banyak digunakan bagi anak-anak sekolah, perkantoran, meeting dan lain sebagainya.



Dengan penghasilan hampir $ 4 miliar dalam 3 bulan terakhir yang didapat dari aplikasi yang di milikinya, Eric Yuan merupakan salah satu pengusaha dunia yang berhasil di era pandemi coronavirus saat ini.

Eric Yuan, pendiri dan CEO startup konferensi video Zoom Technologies, Inc., membangun kerajaan konferensi video ini senilai $ 35 miliar dalam sembilan tahun.


Kekayaan miliarder berusia 49 tahun itu melonjak 112% menjadi $ 7,57 miliar dalam tiga bulan terakhir, karena seluruh dunia bersiap menghadapi krisis ekonomi yang disebabkan oleh coronavirus.
Virus corona baru telah menginfeksi lebih dari 887.000 orang dan membunuh lebih dari 44.200 di seluruh dunia sejak diidentifikasi di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019.

Krisis coronavirus telah menghilangkan jutaan sumber pendapatan orang didunia, tetapi bukan milik Eric Yuan.
Yuan adalah pendiri Zoom konferensi video app. Bahkan sebelum mulainya coronavirus aplikasi jenis ini sudah banyak digunakan oleh setiap orang untuk berinteraksi secara online, sehingga membuat harga saham Zoom tumbuh secara eksponensial. Hanya satu tahun setelah bergabung dengan klub tiga koma, Yuan telah mengumpulkan kekayaan lebih dari $ 7,5 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index.
Eric Yuan, 49 tahun, adalah satu-satunya segelintir orang Cina-Amerika yang memimpin perusahaan besar seperti Silicon Valley.

Siapa Eric Yuan
Yuan lahir di provinsi Shandong China. Orang tua Yuan adalah insinyur pertambangan.
Yuan memiliki gelar sarjana dalam matematika terapan dan gelar master dalam bidang teknik. Yuan menghabiskan empat tahun bekerja di Jepang setelah lulus tetapi terinspirasi untuk pindah ke Silikon California untuk bekerja sebagai startup internet.
Amerika Serikat sempat menolak permohonan visa Yuan delapan kali sebelum mengizinkan jutawan masa depan itu pindah ke California pada tahun 1997 diusia 27 tahun. Yuan telah bekerja di telekonferensi sejak dia tiba di Amerika Serikat pada Klinik kesehatan Cisco di Cisco Systems - San Jose.
Yuan hanya berbicara sedikit dalam bahasa Inggris ketika dia pertama kali datang ke Amerika Serikat. "Selama beberapa tahun pertama Yuan hanya menulis kode dan membuatnya menjadi sangat sibuk. Pick-up soccer adalah satu-satunya hobi Yuan pada saat itu.

Sebelum mendirikan Zoom, Yuan adalah wakil presiden di perusahaan peralatan telekomunikasi Cisco Systems. Yuan bekerja untuk perusahaan konferensi video lain bernama WebEx yang diakuisisi oleh Cisco pada 2007. Dengan keinginan untuk menemukan cara terhubung dengan pacar jarak jauhnya membuat Yuan mendapatkan ide untuk membuat Aplikasi Zoom.

Kembali ketika dia masih tinggal di China, Yuan dan pacarnya terdaftar di dua perguruan tinggi berbeda yang dipisahkan oleh perjalanan kereta sekitar 10 jam. Namun keduanya akhirnya menikah.
Saat itu Yuan hanya bisa melihat pacarnya 2 kali setahun dan membutuhkan waktu lebih dari 10 Jam untuk sampai ke lokasi pacarnya dengan menggunakan kereta api saat usianya 18-19 tahun. Dan dia sempat terpikir bagaimana caranya jika di masa depan ada perangkat di mana saya bisa mengklik tombol dan melihat pacar saya sekaligus berbicara langsung dengan nya secara real time.

Pengalaman itu memberi Yuan ide untuk memasukkan video ke dalam sistem konferensi berbasis telepon seperti Cisco. Yuan juga ingin membuat sistem konferensi yang lebih ramah pengguna yang menyenangkan untuk digunakan. Zoom dikenal dengan latar belakang virtualnya, yang memungkinkan pengguna untuk membuatnya tampak seolah berada di pantai atau di depan Jembatan Golden Gate.


Yuan memberi Cisco sistem konferensi video baru yang ramah-smartphone pada 2011. "Cisco lebih fokus pada jejaring sosial, mencoba membuat perusahaan seperti Facebook.
Yuan juga tidak bisa meyakinkan investor mana pun untuk mendukung usaha barunya, jadi dia meminjam uang dari teman dan keluarga untuk meluncurkan Zoom.

Masa masa awal Zoom di tahun 2017, Yuan banyak mengalami penolakan dari pelanggan. Namun Yuan tidak berhenti sampai disitu, Namun ia terus giat untuk mempromosikan aplikasi yang dimilikinya keseluruh perusahaan dan orang-orang yang dikenalnya.
Bak seperti di siram air ditengah padang pasir saat siang hari, Yuan menjadi miliarder setelah penawaran umum perdana Zoom pada April 2019.
Zoom memiliki salah satu IPO paling sukses tahun ini, membuat perusahaan bernilai lebih dari Lyft dan Pinterest. Harga saham Zoom naik 72% pada hari pertama perdagangannya.
Perusahaan ini sekarang bernilai $ 35 miliar. Zoom memiliki lebih dari 30.000 klien korporat termasuk Samsung, Uber, Walmart, dan Capital One.

Yuan hidup dengan moto "Kerja keras dan tetap rendah hati

Penggunaan Zoom telah tumbuh 1,900% sejak Desember 2019 karena sekolah, universitas, dan tempat kerja telah bergeser secara online karena pihak berwenang di seluruh dunia telah meminta orang untuk menjagal jarak sosial untuk memperlambat penyebaran virus corona.
Nilai saham Zoom telah lebih dari dua kali lipat meningkat dalam tiga bulan terakhir, begitu juga dengan kekayaan bersih Yuan juga. Mayoritas kekayaan Yuan yang senilai $ 7,57 miliar berasal dari 19% sahamnya di Zoom.
Yuan kini berada di peringkat No. 192 dalam daftar 500 orang terkaya di dunia versi Bloomberg. Alih-alih sebelum 2020, dia bahkan tidak ada di dalam daftar.

Belum ada Komentar untuk "Eric Yuan, Pendiri dan CEO ZOOM"

Iklan atas artikel

Iklan bawah artikel